Laskar Banteng Bolaang Mongondow

Laskar Banteng Bolaang Monondow (1)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (1)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (2)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (2)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (3)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (3)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (4)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (4)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (5)
Laskar Banteng Bolaang Monondow (5)

Published by laniratulangi

I am a retired chemical consultant, now enjoying my "golden years", dedicating myself to all sorts of hobbies: reading, blogging, digging

8 thoughts on “Laskar Banteng Bolaang Mongondow

    1. Bung Hanan, terima kasih atas perhatian dan komentar Anda! Sejarah perjuangan kemerdekaan jangan sampai terlupakan……. sebab kalau terlupakan kita akan pandang sepele KEMERDEKAAN yang sekarang kita miliki, seberapa TIDAK SEMPURNA pun kemerdekaan kita sekarang ini….. Dan kita harus mencoba lebih kuat untuk menyempurnakannya……

    2. Bung Hanan, terima kasih atas perhatian dan komentar Anda! Sejarah perjuangan kemerdekaan jangan sampai terlupakan……. sebab kalau terlupakan kita akan pandang sepele KEMERDEKAAN yang sekarang kita miliki, seberapa TIDAK SEMPURNA pun kemerdekaan kita sekarang ini….. Dan kita harus mencoba lebih kuat untuk menyempurnakannya……

  1. ya saya telah membaca sejarah laskar banteng yang berjuang di Bolaang Mongondow.
    saya cukup terkejut ternya ada wanita pejuang Bolaang Mongondow yang membela mati-matian untuk kemerdekaan.
    kebetulan saya telah menulis Skripsi tentang Sejara Pelalihan Sistem pemerintahan Bolaang Mongondow Tahun 1945-1954. semoga penulisan saya berlanjut di Tesis nanti.

    1. Putri, kita perlu mengenal pejuang2 yang kini telah tiada…… kita perlu meneruskan kepada generasi sekarang apa2 saja yang memotivasi pendahulu kita. Itu perlu agar kita tidak kehilangan arah dalam membangun tanah air kita ini. Terima kasih atas perhatian Putri

  2. Mutiara langit dari Bolaang Mongondow…masih tetap bersinar walaupun banyak yang melupakan, hadirnya kita sekarang dengan fasilitas kenyamanan tidak terlepas dari jasa-jasa para pahlawan yang rela berkorban harta dan nyawa demi bangsa dan negara..dan demi kita anak cucunya…sekarang pantaskah kita bermanja-manja diatas pengorbanan mereka pahlawan-pahlawan tanpa tanda jasa?? seharusnya kita malu..sekarang menikmati kenikmatan yang hasil dari tetesan darah para pejuang kita!! mereka tidak meminta lebih dari apa yang mereka korbankan..tapi mereka hanya minta diingat semangat perjuangan yang tak kenal lelah untuk membangun bangsa dan negara ini,,sekarang seharusnya kita bercermin pada diri sendiri “apa yang sudah kita lakukan pada bangsa dan negara ini demi meneruskan semangat perjuangan para pahlawan kita?? “bukan hanya bisa meminta dan menikmati hasil dari mereka..tapi sekarang kitalah yang seharusnya meneruskan perjuangan mereka untuk membangun bangsa dan negara ini. ayo..para pemuda bangkitlah!! dan bangkitlah!! tinggalkan kemanjaan kalian..mari kita bersama-sama bekerja keras untuk mewujudkan impian dari para pahlawan-pahlawan kita!! tetap semangat..dan “MERDEKA”

  3. Bung Sabri. Terima kasih atas komentar Anda. Dengan adanya berbagai komentar terhadap topik ini saya usulkan agar ada inisiator dari Universitas yang ada di Kotamobagu untuk mengadakan Seminar di MANADO (misalnya di Gedung “Minahassa Raad”). Seminar ini diberi judul: “Mengenang Pejuang2 Kemerdekaan ’45 asal Bolang Mongondow”. Mengapa di Manado? Yaaa, agar kita semua dapat mengenal dan mengenang mereka.
    Kebetulan saya sendiri sedang mempersiapkan kegiatan dalam rangka mengenang Alm. Ayah saya, (SAM RATULANGIE) untuk tanggal 30 Juni 2012 ditempat yang sama, mennggu izin pelaksanaannya dari pengelola Gedung “Minagassa Raad”.

  4. Ibu Laniratulangi..saya sangat setuju sekali dengan usul dan usaha ibu untuk membuat acarah seminar tentang kepahlawanan para pejuang-pejuang bangsa pada umumnya dan khususnya di bumi Sulut, supaya kita para pemuda tetap mengingat dan menjaga terus semangat perjuangan dari para pahlawan kita, kebetulan saya sendiri adalah cucu langsung dari kakek Abdul Rachman Mokobombang (komandan Laskar banteng Bolaang Mongondow) sangat mendukung sekali usaha ibu, meskipun saya jauh di Jawa..tetapi semangat juang beliau akan tetap mengalir dalam darah saya dan saya bangga bisa menjadi bagian dari keluarga besar para pejuang Bolaang Mongondow,,salam damai dan “MERDEKA !!!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: