Menghadiri PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA 2018

Dengan tidak disangka2 sebelumnya tiba2 saya menerima surat undangan untuk menghadiri Acara Peringatan Hari Lahir PancaSila pada tanggal 1 Juni 2018. Karena belum pernah menghadiri acara semacam ini maka segera aku memeinta agar putera saya Radian Ratulangie meluangkan waktu untuk mengantar saya. Dan waktu tiba hari H maka iapun dengan kendaraannya menjemput dan mengantar saya ke tempat berlangsungnya acara tersebut.

Teryata acaranya berlangsung di gedung yang saya ingat sebagai gedung VOLKSRAAD dizaman kolonial. Digedung ini pernah ditahun 1927 Ayah saya menyajikan Pidato Perdana beliau sesuai postingan berikut; ⁠https://matulanda.wordpress.com/2011/11/07/pidato-perdana-sam-ratulangie-di-depan-volksraad-15-juni-1927/

sewaktu ia mewakili Persatuan Minahasa di “College van Gedelegeerden” dari badan yang “terhormat” dizaman Belanda itu.

Konon juga ditahun 1945 Ayah saya mengikuti sidang2 BPUPKI (Badan Pelaksanaan Umum Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang kemudian berubah namanya menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) sebagai wakil dari Indonsia bagian timur padamana beliau memimpin rombongan yang mewakili Indonesia bagian timur.

Dengan demikian maka sejarah gedung ini memang sudah tertanam dalam benak saya sejak saya masih kecil. Dan kini dizaman kemerdekaan era Presiden Joko Widodo saya merasa bangga bahwa dapat hadir di Gedung Bersejarah ini untuk turut memperingati Peringatan Hari Lahir Pancasila tepat di Gedung tempat dilahirkan Pancasila yang adalah Filsafat Dasar Negara kita.

Baiklah….. maka setelah tiba digerbang gedung dimana surat undangan diperiksa oleh petugas maka saya turun dan masak ke halaman acara sedangkan  Radian berupaya mencari keterangan dimana a dapat parkir kendaraannya. Dimana ternyata ia mendapat keterangan bahwa parkirannya disuatu tempat yang cukup jauh sehingga saya mulai berjalan perlahan2 kearah tempat acara. Setelah meliwati beberapa pos terema tamu maka saya rasa sebaiknya menunggu disitu dulu agar Radian dapat menemukan saya. Beruntunglah ada tempat yang terlindung pepohonan sehingga perasaan agak nyaman. Setelah Radian sampai maka kami masuk tempat upacara yang segera akan dimulai.

Dibawah ini kopy dati surat undangan

Barisan mulai dipersiapkan dan kedatangan Presiden ditunggu
Tepat setelah Presiden Joko Widodo tiba acara dapat dimulai
This image has an empty alt attribute; its file name is hps-2018-03.jpg
Aku melihat2 kedalam buku Edisis khusus majalah PRISMA yang dibagikan.yang ternyata informatip sekali.

Setelah upacara selesai maka Acara dilanjutkan didadalam gedung dan saya membuat beberapa foto.

Dibagian dalam disediala\\kan foyo yang bersejarah
Beraxlaturahmi sejenak dengam Bpk Gubernur DKI Anies BASWEDAN dan bercurhat perihal patung Alm. Ayah saya yang terlantar.

Curhat saya kepada Bp. Gubernur DKI Aniea Baswedan adalah perihal patung Ayah saya sesuai yang tersebut di posting berikut https://laniratulangi.com/2009/08/24/jalan-sam-ratu-langie-26-28-jakarta-pusat/

Semoga keprihatinan yang melanda segenap keluarga keturunan Pahlawan Nasional SAM RATULANGIE dan para pemerhati dapat memperoleh perhatian dari penguasa.

Demikianlah postingan saya semoga ada yang berkenan melihatnya dan untuk itu saya sampaikan TERIMA KASIH.

Jakarta, 10 September 2021

Published by laniratulangi

I am a retired chemical consultant, now enjoying my "golden years", dedicating myself to all sorts of hobbies: reading, blogging, digging

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: